1. YAKIN, landasilah dengan
keyakinan yang kuat dan mendalam untuk memperoleh dan mengamalkan ILMU dalam
kehidupan.
2. IKHLAS, melakukan dengan
Iklhas dalam menuntut ilmu apapun yang terjadi, yang dihadapi dan diperolehnya.
3. SIKAP, Bangunlah sikap
dengan menganggap atau mendoktrin dalam diri Anda bahwa menuntut ilmu itu suatu
kebutuhan pokok dalam kehidupan.
4. SEMANGAT,
mempunyaisemangat yang tinggi dalam menuntut ilmu tidah mudah putus asa
walaupun mengalami kegagalan berulang kali, dan tidak mudah mengeluh apaun
halangan yang terjadi dalam menuntut ilmu.
5. KONSISTEN, melakukAndan
menjaga konsistensi dalam hal menuntut ilmu.
6. BERKORBAN, dalam menuntut
ilmu membutuhkan pengorbanan berupa waktu, harta, pikiran, energi, dll.
7. KOMUNIKASI, lakukan suatu
hubungan komunikasi yang baik dengan pembimbing (guru/trainer/pelatih).
Menurut Honey dan Mumford
(Helmi, 2006:34--35), tipe pembelajar dibagi menjadi empat tipe, yaitu:
1. Tipe pembelajar pertama
adalah Activist Tipe ini lebih suka melakukan suatu aktivitas sehingga
pemahaman diperoleh setelah mencoba (proses ini dinamai Kolb dengan
apprehension) ;
2. Tipe Pembelajar kedua
adalah Reflector Tipe ini suka mengamati orang lain melakukan sesuatu atau
mengamati peristiwa atau fenomena tertentu;
3. Tipe Pembelajar ketiga
adalah Theorist, Tipe ini, yaitu orang-orang yang lebih suka mempelajari
terlebih dahulu prinsip-prinsip teori-teori sebelum melakukan sesuatu;
4. Tipe Pembelajar keempat
sangat suka menguji apakah pemahamannya sesuai sehingga dapat diterapkan. Tipe
ini juga selalu ingin membuktikan apakah prinsip-prinsip yang telah ia pahami
dapat berlaku pada situasi yang berbeda. Orang yang melakukan gaya ini disebut
dengan Pragmatist.
Jika Anda belum terbiasa
membaca cepat dan efektif, mari mencoba rumus SQ3R ini diterapkan dalam membaca
1. Survey (Meninjau,
Menelusuri) Usahakan untuk mengetahui garis besar isi dari bacaan serta cara
penyusunan dan penyajian secara sepintas lalu, sehingga diperoleh kesan dan
“ikhtisar pemikiran” mengapa sebuah buku ditulis ? sebelum membaca
keseluruhannya, cobalah Anda amati, baca kata pengantarnya, dan kalau ada baca
juga daftar isinya.
2. Question (Mengajukan
Pertanyaan) Mengajukan pertanyaan terhadap masalah, isi atau ruang lingkup yang
akan dibaca bertujuan untuk menimbulkan rasa ingin tahu.
3. Reading (Membaca) Bacalah
dengan cermat bahan pelajaran/buku satu kali lagi sambil berusaha untuk mencari
jawaban atas pertanyaan yang sudah diajukan
4. Recite ( Mengingat Sambil
Menyebutkan Kembali) Rahasia yang perlu diketahui dalam menyebutkan kembali
adalah sebutkan dengan menggunakan kata-kata sendiri.
5. Record (Mencatat)
Tujuannya untuk menolong Anda mengingat pokok-pokok yang penting tanpa membaca
kembali bahan bacaan itu sendiri. Catatan yang Anda buat hendaknya singkat tapi
mencakup hal-hal yang penting.
6. Review (Mengulang
Kembali) Mengulang kembali berarti mengungkapkan kembali apa yang telah Anda pelajari
tanpa melihat catatan.
Manusia dibekali Otak
oleh Alloh SWT. dengan kemampuan yang luar biasa. Potensi yang luar biasa
sering tidak dimaksimalkan oleh Anda, nah.. salah satu pemanfaatan otak adalah
menjadikan otak Anda setia yang berarti memiliki daya ingat yang tinggi. Tips
berikut semoga bisa membantu :
1. Olahraga. Olahraga bukan
berarti baik untuk raga Anda saja, dengan berolahraga secara teratur, selain
menjaga badan Anda tetap fit juga bisa membantu Anda untuk meningkatkan kinerja
otak sehingga tidak mudah lupa.
2. Jaga Emosi. Orang yang
tidak bisa mengendalikan emosi biasanya gampang terkena stress, stress ini bisa
menyebabkan kinerja otak Anda terganggu karena ada beban pikiran yg lain.
Aturlah emosi untuk meningkatkan daya ingat otak.
3. Tidur yang Cukup. Tidur
di sini bukan hanya tidur di malam hari, akan tetapi juga termasuk tidur siang.
Ketika tidur, otak Anda akan merekam kembali kejadian-kejadian yang dialami sebelum
tidur.
4. Mendengarkan Musik.
Berdasarkan penelitian, musik-musik tertentu bisa membantu Anda untuk menghafal
lebih cepat (meningkatkan daya ingat otak)
5. Mengajar (Trainer).
Mengajari orang lain tentang sesuatu hal yang sudah Anda ketahui juga bisa
meningkatkan daya ingat otak Anda karena secara tidak langsung Anda juga
mengulangi hal tersebut.
6. Mengisi Teka-Teki Silang.
Selain mengisi waktu luang, teka-teki silang juga bisa Anda gunakan untuk
meningkatkan daya ingat. Semakin sering Anda melatih otak, semakin kuat juga
kinerja otak Anda.
A. Proses Membuat Ringkasan
Membuat ringkasan merupakan keterampilan yang dapat dipelajari. Ada beberapa
langkah yang dapat Anda ketahui antara lain;
1.
Bacalah bahan pelajaran secara ringkas. Dalam hal ini Anda perlu
memperoleh gambaran isi materi secara garis besar.
2.
Membaca uraian materi secara cermat. Dalam hal ini Anda dituntut
untuk mengetahui dan menemukan gagasan utama pada setiap paragraf.
3.
Berilah tanda dan catatlah kalimat yang mengandung pokok pikiran
dan gagasan utama.
4.
Mulailah menyusun ringkasan. Catatan gagasan utama dikembangkan
lagi. Keterangan dari gagasan utama tersebut diuraikan dengan kalimat sederhana
dan mudah dipahami.
5.
Menyusun ringkasan ke dalam suatu skema.
B.
Bentuk Catatan Ringkasan
1. Ringkasan bentuk kartu.
Ringkasan yang telah Anda buat, Anda catat dalam kartu-kartu kecil.
2. Ringkasan bentuk
lembaran. Ringkasan yang telah Anda buat catat dalam lembaran HVS ataupun
folio.
RSS Feed
Twitter
01.52
Unknown





Posted in
0 komentar:
Posting Komentar